Kamis, 23 November 2017

Bocah Hujan


Hujan mengambil jinggaku sore itu. Tidak ada senja, hari itu berakhir dengan warna kelabu.
Di antara lapisan-lapisan awan, hujan turun mengambil alih kehidupan di bumi, membawanya ke alam terdalam pada senyum yang damai.
Dan di antara semuanya, bayang tentangmu kembali hadir seiring bertambah derasnya hujan kala itu., lalu meluluhlantakkan fikiran, membaur bersama genangan kecil pada sudut jalan.

Tentang Tiada



Karya Kematian


Laut menenggelamkan impian
Di dasar kepedihan
Langit pun membawa harapan
Di puncak kekosongan

Tiada...
Tiada ombak menggeliat
Tiada awan bergerak, mati
Dan kosong baru saja menghantui

Rasakan, nikmatilah liangmu
Nikmatilah kekosongan yang sendu
Rebahkan impian dan harapan
Kelam baru saja mengambilmu

Tatap raga di sekitarmu, tertawalah
Alam kekal menunjukmu cepat bersua
Dan dunia? Hanya omong kosong belaka
Begitupula cinta...