Hujan mengambil jinggaku sore itu. Tidak ada senja, hari itu berakhir dengan warna kelabu.
Di antara lapisan-lapisan awan, hujan turun mengambil alih kehidupan di bumi, membawanya ke alam terdalam pada senyum yang damai.Dan di antara semuanya, bayang tentangmu kembali hadir seiring bertambah derasnya hujan kala itu., lalu meluluhlantakkan fikiran, membaur bersama genangan kecil pada sudut jalan.

