Pagi ini aku berkunjung ke taman, duduk di bangku tua tempat kita bercerita
dahulu, meskipun sekarang telah di grogoti rayap dan di penuhi lumut, tetap
istimewa bagiku. Entah apa yang membawaku kembali pada memori kita dahulu,
bersama fajar dan jutaan titik embun yang dingin, di bawah pohon kweni yang
sekarang telah di tebang, menyisakan onggok kecil batang yang rapuh. Memandang
ufuk timur, menanti rombongan merpati di udara, serta tertawa bersama, meski
hanya dengan kekonyolan kecil yang kita perbuat.
Aku ingat semuanya, dan aku bahagia, pernah bisa bahagia denganmu, meski
terkadang kenangan membawa cerita haru. Aku akan bawa cerita ini, serta akan
terus bersambung, dalam setiap tulisan-tulisan kecil yang kurangkum di buku
harianku.
Terimakasih, dan selamat sudah bertemu dengan cinta baru...
Ceritakan padanya, tentang bangku tua istimewa kita, dahulu...